Hukum Tuai Tanam

Dalam hidup berlaku yg namanya hukum tuai tanam. Apa yg terjadi pada kita sekarang ini adalah hasil dr apa yg telah kita lakukan di masa lalu, apa yg akan terjadi dimasa depan itu adalah hasil dr apa yg kita tanam di waktu sekarang.

Ketika kita menanam kebaikan, maka kita akan memperoleh kebaikan, dan ketika kita menanam keburukan, maka kita pun akan menuai keburukan pula. Intinya tidak ada yg sia2.

Saya ambil contoh, kita tidak akan memanen buah mangga jika sebelumnya kita tidak pernah menanamnya atau ada org yg menanamnya. Semua akan ada balasannya. Contoh lain, kita tidak akan pernah bisa membaca jika kita di waktu sebelumnya/masa kecil kita tidak pernah mau untuk belajar membaca.

Semua akan ada balasannya, dan kita sudah pasti akan memanen apa yg telah kita lakukan.

Pertanyaannya, apa yang akan kita tanam? Bila kita menanam apel, maka akan tumbuh apel. menanam mangga, akan tumbuh mangga. Dan menjadi sebuah hal yg mustahil apabila kita menanam apel lalu tumbuh menjadi mangga, kecuali memang Allah menghendakinya dan menjadi sebuah keajaiban dunia.

Saya ingin mengutip ayat Al-Quran yg selalu memotivasi kaum Muslim untuk selalu berbuat kebaikan dan menjauhi dr melakukan hal2 yg buruk. Allah SWT berfirman :
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ
Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya.

وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.

(QS. Al-Zalzalah : 7-8)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: